Tidur, hal yang sepele tapi bisa berakibat fatal

Pernahkah kita merasa sangat berat meninggalkan tempat tidur tetapi terpaksa harus bangun karena tugas telah menanti?
Merasa mengantuk dan lelah?
Atau tidak dapat jatuh tertidur walaupun telah berbaring lama di tempat tidur?

Kehidupan di kota besar dengan berbagai kesibukan pekerjaan, kemacetan yang semakin parah, dan kehidupan malam yang semakin marak membuat orang semakin sulit memenuhi kebutuhan tidurnya.

Tidur adalah kebutuhan dasar manusia. Sama halnya dengan bernafas.

Walaupun ilmu kedokteran yang mempelajari tentang tidur masih belum lama berkembang, berbagai penelitian dan berbagai obat dan alat bantu yang terkait dengan tidur telah diperkenalkan pada dunia.

Sampai saat ini masih belum dapat dijawab dengan jelas apakah manusia dapat mati karena tidak tidur.

Tetapi kurang tidur dapat menyebabkan

  • turunnya daya tahan tubuh,
  • meningkatnya hormon stres yang dapat memicu peningkatan tekanan darah,
  • menurunnya fungsi kognitif seperti kemampuan berbicara dan kemampuan mengingat,
  • serta gangguan penglihatan.

Kurang tidur juga berkaitan dengan beberapa masalah kesehatan yaitu

  • meningkatkan resiko terkena diabetes,
  • kegemukan,
  • penyakit jantung,
  • depresi, dan
  • meningkatkan kemungkinan terkena kecelakaan lalu lintas dan kecelakaan kerja.

Tidur adalah kebutuhan dasar manusia. Sama halnya dengan bernafas.

dr Santi


Pada umumnya orang akan jatuh tertidur setelah 15 sampai 20 menit berbaring.

Tetapi pada orang yang berusia lanjut, waktu yang dibutuhkan dapat mencapai 30 menit.

Jika kita membutuhkan waktu untuk jatuh tertidur lebih dari 30 menit setelah berbaring, sebaiknya menghubungi tenaga kesehatan untuk menentukan apakah ada gangguan kesehatan di balik itu.

Orang yang jatuh tertidur kurang dari 5 menit, dapat dengan mudah tidur di mana saja dan kapan saja, dapat merupakan salah satu tanda ada sesuatu yang tidak normal terkait dengan tidur.

Walaupun sepele, tidur yang baik secara kuantitas (lama tidur) dan kualitas (tidur yang nyenyak) sangat membantu kita dalam berfungsi dengan baik ketika kita berjaga karena tidur dapat membuat berbagai kemampuan kita (kemampuan berpikir, mengambil keputusan, berhitung, mengingat, dan berkonsentrasi) meningkat.

Hal ini dapat membuat kita menjadi lebih efisien dan efektif dalam menjalankan tugas dan kewajiban sehari-hari.

Tidur yang baik juga menjauhkan kita dari terkena penyakit diabetes, kegemukan, depresi, hipertensi, penyakit jantung, dan stroke

dr Santi


Beberapa penyebab kita sulit tidur dengan nyenyak :

  • Tidak memiliki jadwal tidur dan bangun yang teratur.
    • Atasi dengan membuat catatan jam berapa kamu bisa tidur.
      Dengan data yang cukup, ambillah rata-rata jam berapa kamu bisa tidur dan buatlah jam tersebut sebagai jam tidur dan usahakan untuk selalu mematuhinya.
  • Dikejar-kejar deadline pekerjaan atau tugas.
    Waktu, tenaga, dan pikiran yang tersita untuk mengejar deadline dapat menyulitkan kita tidur.
    • Atasi dengan memperhatikan alur bekerja kita dan mencari cara yang lebih cepat untuk mengerjakannya, belajar hal-hal baru untuk mempercepat pekerjaan kita, meminta bantuan pada orang lain, dan membuat jadwal kerja yang dipatuhi.
  • Kamar tidur yang berantakan.
    • Atasi dengan merapikan tempat tidur.
      • Jangan ragu untuk membuang atau mendonasikan barang-barang yang sudah tidak dibutuhkan agar kamar tidak penuh dengan barang-barang yang tidak berguna.
      • Siapkan waktu 5 sampai 10 menit setiap hari untuk membereskan kamar.
      • Kamar yang rapi dan bersih tidak hanya membuat kita tidur lelap tapi juga membuat kita nyaman secara psikologis.
  • Kasur dan bantal yang tidak nyaman.
    • Atasi dengan investasi dengan membeli kasur, bantal, dan sprei yang nyaman.
      Nyaman tidak selalu berarti mahal.
      Tidur yang baik membuat kita merasa segar dan bersemangat. Jangan ragu untuk mengeluarkan uang karena dengan tubuh yang segar kemampuan kita bekerja akan meningkat sehingga berbagai kemungkinan untuk mendapatkan penghasilan tambahan menjadi terbuka.
  • Kamar tidur yang terang.
    Berbaring di tempat yang terang dapat menghambat pengeluaran hormon melatonin, hormon yang memicu rasa kantuk.
    • Bila situasi memungkinkan, matikan lampu atau pasang lampu yang redup. Tutup tirai di jendela.
    • Jika tidak memungkinkan, pakailah penutup mata.
  • Kamar yang panas.
    • Kita lebih mudah tertidur di tempat yang sejuk.
    • Pasang pendingin bisa berupa AC atau kipas angin.
    • Gunakan pakaian yang tipis dan menyerap keringat.
  • Kamar tidur berisik.
    Suara lalu lalang kendaraan bermotor atau suara orang-orang berbicara dapat sangat mengganggu proses tidur dan menyebabkan kita tidak dapat masuk ke fase tidur yang dalam yang bisa membuat kita tetap merasa lelah ketika bangun tidur.
    • Atasi menutup pintu dan jendela kamar, memasang musik dengan volume yang rendah, atau mengenakan penutup telinga.
  • Tempat tidur digunakan sebagai tempat kerja dan bermain.
    • Atasi dengan memindahkan tempat kerja atau bermain.
    • Jika kamar sempit, pindah ke luar kamar tidur bila ingin bekerja atau bermain.
    • Bila tidak memungkinkan, pasang meja kecil dengan alas duduk di lantai untuk bekerja.
  • Kebiasaan bermain gadget.
    Cahaya yang memancar dari gadget dapat mengganggu pengeluaran hormon melatonin.
    • Atasi dengan mematikan semua peralatan elektronik yang mengeluarkan cahaya dan menyimpannya di tempat yang jauh dari jangkauan tangan ketika kita berada di tempat tidur.
      Tentu sebelum mematikannya, pastikan agar segala sesuatu yang berkaitan dengan tugas dan kewajiban kita yang mengharuskan kita mengaktifkan gadget telah selesai.
    • Letakkan kertas dan pulpen di samping tempat tidur untuk mencatat apa-apa yang teringat tanpa harus mengaktifkan gadget lagi.
  • Kebiasaan minum kopi.
    Kopi, minuman energi, teh, coklat, dan beberapa jenis obat memiliki kandungan kafein yang membuat sebagian besar orang kehilangan rasa mengantuk.
    • Perhatikan bagaimana kopi mempengaruhi jadwal tidurmu. Efek stimulan kafein terhadap tubuh dapat berbeda-beda pada setiap orang.
      Menurut the American Academy of Sleep Medicine, sebaiknya kita tidak mengkonsumsi kafein setidaknya 6 jam sebelum jam tidur.
  • Merokok.
    Nikotin yang ada dalam rokok bersifat stimulan dan mencegah kita tidur.
    • Perokok biasanya sulit tidur dan mudah terbangun ketika tidur.
    • Berhenti merokok dapat menyebabkan gangguan tidur pula, tetapi efek ini hanya bersifat sementara, hanya berlangsung 3 hari saja.
    • Bertahanlah dan nikmati tidur nyenyak tanpa nikotin selamanya.
Satu penyebab kita sulit tidur dengan nyenyak
Satu penyebab kita sulit tidur dengan nyenyak.
Atasi dengan investasi dengan membeli kasur, bantal, dan sprei yang nyaman


Walaupun sepele, tidur yang baik secara kuantitas (lama tidur) dan kualitas (tidur yang nyenyak) sangat membantu kita dalam berfungsi dengan baik ketika kita berjaga karena tidur dapat membuat berbagai kemampuan kita (kemampuan berpikir, mengambil keputusan, berhitung, mengingat, dan berkonsentrasi) meningkat.

Hal ini dapat membuat kita menjadi lebih efisien dan efektif dalam menjalankan tugas dan kewajiban sehari-hari.

Tidur yang baik juga menjauhkan kita dari terkena penyakit diabetes, kegemukan, depresi, hipertensi, penyakit jantung, dan stroke.

Selain itu, tidur cukup dapat menjaga daya tahan tubuh dan membuat kita tidak mudah tertular atau terkena berbagai macam penyakit seperti batuk pilek maupun diare.

Kurang tidur meningkatkan kemungkinan mengalami kecelakaan lalu lintas dan kecelakaan kerja.
Setiap 1 dari 5 kecelakaan di Amerika disebabkan mengantuk ketika berkendara.

Mari kita jujur pada diri sendiri apakah kita sudah cukup menjaga tubuh dan pikiran kita dengan tidur yang baik?

Kita akan selalu berada dalam tubuh yang sama sampai akhir hayat. Jagalah baik-baik.


(dr. Susanti, kenapa ya dok?, kenapayadok.com)


MATERI DALAM SITUS INI DIMAKSUDKAN HANYA UNTUK DIJADIKAN SEBAGAI INFORMASI UMUM, DAN BUKAN DITUJUKAN SEBAGAI DIAGNOSA, ATAU PERAWATAN YANG DIREKOMENDASIKAN.
Harap dicatat bahwa informasi medis di situs ini dirancang untuk mendukung, bukan untuk menggantikan hubungan antara pasien dan dokter, dan saran medis yang mungkin mereka berikan.

THE MATERIAL IN THIS SITE IS INTENDED TO BE OF GENERAL INFORMATIONAL USE AND IS NOT INTENDED TO CONSTITUTE MEDICAL ADVICE, PROBABLE DIAGNOSIS, OR RECOMMENDED TREATMENTS.
Please note that medical information found on this website is designed to support, not to replace the relationship between patient and physician/doctor and the medical advice they may provide.

(moe engelsrud, pixabay. Pictures are used for representational purpose only)

Tags: dr Santi, dr Susanti, kenapa ya dok?, nanya dok, radio Sonora, tidur, pulas, nyenyak

Leave a Reply