Strategi Sehat Untuk Yang Tidak Bisa Lepas Dari Kebiasaan Makan Gorengan

Gorengan adalah makanan yang mudah dijumpai di Indonesia.
Berbagai bahan makanan diolah dengan cara menggoreng, mulai dari telur, ikan, ayam, sampai sayuran seperti kol, daun bayam, buncis, ubi, singkong, dan sebagainya.
Bahkan buah misalnya pisang, nangka, cempedak, apel, nanas, dan lainnya kerap juga dijadikan gorengan.


Beberapa masalah yang timbul akibat menggoreng makanan :

  • Kandungan nutrisi dalam makanan dan minyak seperti vitamin, mineral, antioksidan, dll akan menurun akibat mengalami pemanasan dengan suhu yang tinggi.
  • Penggunaan minyak berulang kali menimbulkan radikal bebas dan akrilamid (acrylamide) yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan misalnya kanker.
  • Sisa atau remah-remah makanan yang tertinggal dalam minyak yang akan dipakai berulang, dapat menjadi media pertumbuhan bakteri yang bisa memicu keracunan makanan.
  • Gorengan biasanya bersalut dengan tepung.
    Dalam tubuh tepung akan diubah menjadi gula.
    Asupan gula berlebih akan meningkatkan berat badan dan memicu penyakit lain seperti diabetes.
  • Gorengan menyerap banyak minyak.
    Asupan minyak berlebihan akan meningkatkan berat badan dan berujung pada kegemukan.
    Kegemukan berkaitan erat dengan penyakit jantung, stroke, diabetes, kanker, dan hipertensi.
  • Gorengan banyak mengandung lemak trans dan lemak jenuh yang dapat meningkatkan berbagai risiko kesehatan seperti peningkatan kolesterol jahat dan penurunan kolesterol baik, penyakit jantung, stroke, kegemukan, diabetes, kanker, dan hipertensi.


Bagaimana jika tidak bisa lepas dari kebiasaan makan gorengan?

Kuantitas

Mengubah kebiasaan makan bagi sekelompok orang dirasakan mudah seperti membalik telapak tangan.

Tapi tidak semua orang mempunyai kemampuan seperti itu.
Bagi sekelompok orang, mengubah kebiasaan makan dirasa sebagai sesuatu yang sulit dicapai dalam waktu yang singkat.
Maka berubah secara bertahap adalah pilihan yang dapat diambil.

Secara perlahan-lahan berusaha untuk mengurangi frekuensi makan gorengan.
Jika sebelumnya dalam sehari kita 3 kali makan gorengan, maka ubah perlahan menjadi 2 kali dalam sehari.
Bila sudah berhasil, turunkan lagi menjadi sekali sehari saja.

Atau bila dulu setiap hari makan gorengan maka turunkan menjadi 6 kali dalam seminggu.
Dengan kata lain, ada satu hari dalam seminggu yang bebas gorengan. Bila mampu menjalani hal tersebut, tingkatkan hari bebas gorengan menjadi 2 hari dalam seminggu dan seterusnya.

Pilihan lain adalah mengurangi jumlah gorengan yang dimakan.
Jika biasa makan 5 potong gorengan, turunkan menjadi 4 potong saja.
Bila berhasil, selanjutnya turunkan menjadi 3 potong dan seterusnya.


BACA JUGA

Bagi sekelompok orang, mengubah kebiasaan makan dirasa sebagai sesuatu yang sulit dicapai dalam waktu yang singkat.

Maka berubah secara bertahap adalah pilihan yang dapat diambil.

dr santi
Sedapat mungkin pilih gorengan yang tidak bersalut tepung. Pilih gorengan yang berwarna coklat muda keemasan. Gorengan yang berwarna coklat tua atau kehitaman mengandung lebih banyak akrilamida dan lemak trans.
Sedapat mungkin pilih gorengan yang tidak bersalut tepung. Pilih gorengan yang berwarna coklat muda keemasan. Gorengan yang berwarna coklat tua atau kehitaman mengandung lebih banyak akrilamida dan lemak trans.

Strategi

Saat sedang makan gorengan, nikmatilah setiap gigitan.
Menikmati makanan dapat membantu kita membatasi porsi yang dimakan.

Pilih gorengan yang lebih ‘kurang buruk’ alias ‘lebih sehat’.
Pilihan menggoreng sendiri di rumah adalah pilihan yang paling baik.
Kita dapat memilih jenis minyak yang baru untuk menggoreng dan dapat melakukan berbagai hal yang diperlukan agar gorengan menjadi lebih sehat.


Bagaimana jika tidak dapat atau tidak sempat menggoreng sendiri dan hendak membeli gorengan?

Cara memilih gorengan yang ‘lebih sehat’ :

Pilih pedagang yang menggoreng dengan minyak yang baik.
Ciri-ciri minyak yang baik adalah minyak berwarna kuning keemasan, tidak berbusa, tidak berbau tengik, tidak tampak kental, dan tidak banyak remah makanan di dalamnya.

Tiriskan gorengan yang dibeli dengan tisu dapur.

Sedapat mungkin pilih gorengan yang tidak bersalut tepung.

Pilih gorengan yang berwarna coklat muda keemasan.
Gorengan yang berwarna coklat tua atau kehitaman mengandung lebih banyak akrilamida dan lemak trans.

Imbangi gorengan dengan makanan yang sehat seperti buah dan sayur.
Makan makanan yang mengandung prebiotik dan probiotik dapat membantu tubuh mengatasi dampak buruk gorengan.

Untuk membuat makanan menjadi enak, orang sering menambahkan bawang goreng atau kerupuk.
Agar dapat mengurangi jumlah gorengan, kreasikan cita rasa makanan dengan menambahkan berbagai rempah atau dedaunan seperti irisan jahe, daun bawang, daun seledri, daun ketumbar, perasan jeruk nipis, dan sebagainya.
Atau menambahkan lalapan seperti tomat, ketimun, kol, daun kemangi, dan sebagainya.

Sedapat mungkin pilih gorengan yang tidak atau sedikit mengandung karbohidrat.

Gorengan yang berukuran besar relatif lebih sedikit mengandung minyak (dan kalori) daripada gorengan yang lebih kecil dalam berat yang sama. Sebagai contoh, satu telur dadar mengandung 93 kalori sedangkan telur orak arik mengandung 98 kalori.

• Sehat itu Mudah •
• Sehat itu Murah •

(dr. Santi, kenapa ya dok?, kenapayadok.com)




MATERI DALAM SITUS INI DIMAKSUDKAN HANYA UNTUK DIJADIKAN SEBAGAI INFORMASI UMUM, DAN BUKAN DITUJUKAN SEBAGAI DIAGNOSA, ATAU PERAWATAN YANG DIREKOMENDASIKAN.
Harap dicatat bahwa informasi medis di situs ini dirancang untuk mendukung, bukan untuk menggantikan hubungan antara pasien dan dokter, dan saran medis yang mungkin mereka berikan.

THE MATERIAL IN THIS SITE IS INTENDED TO BE OF GENERAL INFORMATIONAL USE AND IS NOT INTENDED TO CONSTITUTE MEDICAL ADVICE, PROBABLE DIAGNOSIS, OR RECOMMENDED TREATMENTS.
Please note that medical information found on this website is designed to support, not to replace the relationship between patient and physician/doctor and the medical advice they may provide.

(Credit: Clint Bustrillos & Rani George . Pictures are used for representational purposes only)

Leave a Reply