Tetap Sehat di Bulan Ramadhan dan Terhindar dari COVID-19

Ramadhan pada tahun 2020 ini adalah bulan suci yang harus kita jalani bersamaan dengan pandemi COVID-19.
Kewajiban menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan merupakan hal yang bersifat wajib bagi seluruh umat muslim yang sudah baligh, sehat fisik dan mental.

Agar tetap dapat sehat dan tidak tertular COVID-19, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Dalam rangka mencegah penularan COVID-19 :

  • Senantiasa menjaga jarak setidaknya 1 meter dengan orang lain di sekitar.
  • Tidak melakukan kontak fisik (bersalaman, bergandengan, cium tangan, dll) dan digantikan dengan cara lainnya tanpa kontak fisik seperti misalnya membungkukkan badan, menundukkan kepala, atau melambaikan tangan.
  • Selalu mencuci tangan dan kaki dengan sabun dan air sebelum melakukan wudhu.
  • Menjaga kebersihan benda-benda yang sering disentuh seperti kran air, gagang pintu, dan lainnya.
  • Menggunakan peralatan sholat seperti sajadah dan mukena milik sendiri dan hindari meminjam atau meminjamkan kepada orang lain karena adanya potensi kontaminasi droplet.
  • Menghindari acara yang menyebabkan kerumunan orang.
  • Menggunakan media berbasis internet, radio, atau televisi untuk kegiatan keagamaan untuk menghindari kerumunan orang.
  • Tetap menjalankan ritual keagamaan dalam lingkup keluarga inti yang berada dalam satu rumah.
  • Penyaluran amal dalam bentuk sedekah sebaiknya dilakukan dengan tetap memperhatikan jaga jarak fisik, menggunakan masker, menjaga kebersihan tangan, tidak menyentuh wajah dengan tangan yang belum dicuci, menghindari kerumunan, memberlakukan antrian berjarak minimal 1 meter.


WHO mengeluarkan edaran berisi panduan dalam kaitan dengan menunaikan ibadah puasa di situs resminya yang mencakup :

  • tetap melakukan aktivitas fisik dan olahraga walaupun di dalam rumah
  • menjaga asupan nutrisi dan cairan
  • menghindari penggunaan tembakau dan sisha
  • menjaga dan meningkatkan kesehatan mental dan psikososial.


Tips untuk dapat tetap melakukan aktivitas fisik dan olahraga dalam rumah :

  • Sedapat mungkin aktif bergerak, misalnya dengan bermain dengan anak, mengerjakan pekerjaan dalam rumah seperti memasak, mencuci pakaian, membersihkan rumah, memperbaiki rumah, mencuci kendaraan, berkebun, dan sebagainya.
  • Lakukan olahraga secara teratur.
    • Pilih waktu untuk berolahraga yang paling sesuai, biasanya menjelang jam berbuka puasa.
    • Olahraga yang dapat dilakukan adalah olahraga dengan intensitas ringan sampai sedang.
    • Hindari olahraga dengan intensitas tinggi.
    • Agar tidak membosankan, cari alternatif olahraga dalam ruang yang bisa dilihat melalui berbagai media sosial, misalnya senam, yoga, atau olahraga di sekitar rumah.
    • Jika ingin berolahraga di luar rumah, pastikan diri merasa sehat dan selalu melakukan seluruh tindakan pencegahan penularan COVID-19 secara konsisten
      • mengenakan masker,
      • menghindari kerumunan orang,
      • menjaga jarak 1 sampai 2 meter dengan orang lain,
      • menjaga kebersihan tangan dan alat-alat olahraga yang disentuh,
      • tidak menyentuh wajah dengan tangan yang belum dicuci,
      • segera kembali ke rumah setelah selesai.


Baca Juga


Tonton Juga

Makanlah makanan dengan zat gizi yang lengkap mencakup karbohidrat, protein, dan lemak dalam jumlah yang seimbang. Makanlah makanan yang bervariasi.
Makanlah makanan dengan zat gizi yang lengkap mencakup karbohidrat, protein, dan lemak dalam jumlah yang seimbang. Makanlah makanan yang bervariasi. (photo: Hari Sumanto)


Tips untuk menjaga asupan nutrisi :

  • Cuci tangan dengan sabun dan air sebelum makan.
  • Cuci tangan pula sebelum dan sesudah menyiapkan atau memasak makanan.
  • Selalu sempatkan untuk makan sahur, berbuka, dan makan malam.
  • Makanlah makanan dengan zat gizi yang lengkap mencakup karbohidrat, protein, dan lemak dalam jumlah yang seimbang.
  • Makanlah makanan yang matang sepenuhnya.
    Hindari telur, daging, dan produk turunannya yang mentah atau setengah matang.
  • Makanlah makanan yang bervariasi.
  • Usahakan minimal makanan yang dimakan mengandung setidaknya 5 warna.
  • Batasi penggunaan garam, gula, dan minyak.
  • Hindari atau batasi makanan yang terlalu pedas dan terlalu asam.
  • Perbanyak makan sayur-sayuran dan buah-buahan.
  • Hindari atau batasi makanan olahan dan makanan kaleng.
  • Hindari penggunaan alat makan (piring, sendok, gelas, dll) secara bersama-sama.


Tips menjaga asupan cairan :

  • Cukupi kebutuhan cairan dengan minum air, susu, jus buah tanpa gula dan makan makanan yang berkuah atau makan sayur-sayuran serta buah-buahan.
  • Hindari minuman yang mengandung kafein. Kafein dapat dijumpai dalam kopi, minuman energi, teh, dan lainnya.
  • Batasi penggunaan garam dan gula.
  • Batasi berada dalam tempat yang sangat panas agar tidak banyak pengeluaran cairan melalui keringat.

Selamat menunaikan ibadah puasa.
Semoga selalu sehat dan terhindar dari penyakit.

• Sehat itu mudah • Sehat itu murah •

(dr. Santi, kenapa ya dok?, kenapayadok.com)










MATERI DALAM SITUS INI DIMAKSUDKAN HANYA UNTUK DIJADIKAN SEBAGAI INFORMASI UMUM, DAN BUKAN DITUJUKAN SEBAGAI DIAGNOSA, ATAU PERAWATAN YANG DIREKOMENDASIKAN.
Harap dicatat bahwa informasi medis di situs ini dirancang untuk mendukung, bukan untuk menggantikan hubungan antara pasien dan dokter, dan saran medis yang mungkin mereka berikan.

THE MATERIAL IN THIS SITE IS INTENDED TO BE OF GENERAL INFORMATIONAL USE AND IS NOT INTENDED TO CONSTITUTE MEDICAL ADVICE, PROBABLE DIAGNOSIS, OR RECOMMENDED TREATMENTS.
Please note that medical information found on this website is designed to support, not to replace the relationship between patient and physician/doctor and the medical advice they may provide.

(Credit: Rashid Khreiss & Hari Sumanto. Pictures are used for representational purpose only)

Leave a Reply