Masih Muda Memangnya Bisa Kena Penyakit Jantung?

Penyakit jantung merupakan vonis yang mengerikan.
Pada sebagian kasus, vonis ini berakhir pada kematian.
Pendapat dan kepercayaan bahwa penyakit jantung hanya menyerang orang yang sudah lanjut usia dapat berakibat fatal.


Kenapa penderita penyakit jantung semakin muda?

Seiring dengan waktu, data statistik mengungkapkan bahwa usia penderita penyakit jantung semakin muda.
Hal ini dapat terjadi karena :

  • Tidak Memberikan Gejala
    Gejala-gejala dari berbagai faktor risiko penyakit jantung (seperti hipertensi, diabetes, peningkatan kolesterol jahat) sangat samar. Bahkan seringkali tidak memberikan gejala sama sekali.
    Akibatnya penderita kerap tidak menyadari bahwa dia telah mengidap penyakit tersebut.
  • Jarang Pemeriksaan Kesehatan Rutin Secara Berkala
    Orang yang masih muda jarang melakukan pemeriksaan kesehatan rutin secara berkala.
    Akibatnya jika menderita berbagai faktor risiko penyakit jantung, orang tersebut tidak mengetahuinya dan tidak mendapatkan pengelolaan penyakit yang tepat.
  • Gaya Hidup
    Gaya hidup yang dijalankan orang muda cenderung tidak sehat.
    Gaya hidup tidak sehat yang sering dijalankan adalah pola makan yang salah, kurang tidur, kurang olahraga, kurang gerak, penuh stres, penyalahgunaan narkoba, merokok, minum alkohol, dll.
  • Kelainan Bawaan yang Tidak Terdeteksi
    Berbagai kelainan bawaan pada jantung tidak terdeteksi hingga menginjak usia dewasa muda.
    Kelainan bawaan yang tidak ditangani dengan baik dapat berakibat fatal.
  • Infeksi Gigi
    Infeksi gigi pada saat balita dan remaja dapat berujung pada penyakit jantung di kemudian hari.
    Menjaga kebersihan gigi dan rongga mulut perlu mendapat perhatian sejak dini.
  • Kurang Edukasi Pengenalan & Pencegahan
    Kurang mendapatkan edukasi tentang penyakit jantung terutama tentang cara mencegah dan mengenali berbagai gejala penyakit jantung yang membutuhkan penanganan segera.


Penyakit Jantung Koroner

Salah satu penyakit pada pembuluh darah jantung yaitu Penyakit Jantung Koroner yang dulu merupakan penyakit pada lansia, sekarang mulai diderita oleh orang yang masih muda.

Penyakit ini merupakan gangguan aliran darah pada otot jantung karena adanya tumpukan plak pada pembuluh darah yang ‘memberi makan’ otot jantung.


Plak

Tumpukan plak ini bisa terjadi karena tumpukan kolesterol yang mengendap dan mengeras, kalsium, dan atau bekuan darah.

Gaya hidup yang memicu pembentukan plak adalah pola makan yang tinggi lemak dan hidup pasif, tanpa banyak bergerak dan kurang olahraga, paparan asap rokok (baik pada perokok aktif, perokok pasif, atau perokok tersier).

Plak dapat terbentuk pada usia yang lebih dini.

Plak dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan mengganggu aliran darah.


Serangan jantung

Ketika plak ini menumpuk sampai menyebabkan sumbatan pada pembuluh darah jantung, maka darah yang memberi makan (gula, oksigen, dll) pada otot jantung tidak bisa lewat.
Akibatnya otot jantung akan ‘kelaparan’ dan akhirnya otot tersebut akan berhenti bergerak. Terjadilah serangan jantung.


Henti Jantung

Serangan jantung yang luas di mana banyak pembuluh darah yang tersumbat atau sumbatan terjadi di pembuluh darah besar atau pembuluh darah utama, akan memicu henti jantung.

Henti jantung yang terlambat ditangani akan berakibat fatal dan menimbulkan kematian.


BACA JUGA

Seiring dengan waktu, data statistik mengungkapkan bahwa usia penderita penyakit jantung semakin muda.

Mengenali berbagai faktor risiko dan mencegah timbulnya faktor risiko sangat perlu dilakukan.

Pendapat dan kepercayaan bahwa penyakit jantung hanya menyerang orang yang sudah lanjut usia dapat berakibat fatal.

dr santi
Memiliki faktor risiko yang menyebabkan penyakit pada jantung sama saja dengan memelihara bom waktu dalam tubuh. Mengenali berbagai faktor risiko dan mencegah timbulnya faktor risiko sangat perlu dilakukan.
Memiliki faktor risiko yang menyebabkan penyakit pada jantung sama saja dengan memelihara bom waktu dalam tubuh. Mengenali berbagai faktor risiko dan mencegah timbulnya faktor risiko sangat perlu dilakukan.

Pemicu Serangan Jantung

Selain karena tumpukan plak, pada usia muda, serangan jantung juga dipicu oleh :

  • kelainan anatomis (kelainan bentuk) pembuluh darah jantung
  • bekuan darah yang terjadi di tempat lain dan terbawa aliran darah ke pembuluh darah jantung dan menyebabkan sumbatan
  • gangguan pada sistem pembekuan darah yang akhirnya menyebabkan pembentukan bekuan darah yang menyumbat di pembuluh darah jantung
  • adanya spasme atau reaksi peradangan pada pembuluh darah jantung
  • terapi radiasi untuk mengobati tumor di daerah dada
  • trauma seperti benturan, luka, dll pada dada
  • gangguan irama jantung yang tidak terdeteksi
  • penyalahgunaan kokain, amfetamin, dll.


Faktor risiko utama pada gangguan jantung

Berdasarkan studi pada 3.564 pria yang dilakukan, The Framingham Heart Study, ada 6 faktor risiko utama pada gangguan jantung :
1. kadar kolesterol total yang tinggi
2. kadar kolesterol HDL (kolesterol baik) yang rendah
3. tekanan darah yang tinggi
4. diabetes
5. kegemukan
6. merokok.

Jika seorang pria tidak memiliki semua faktor risiko di atas, maka risikonya menderita penyakit kardiovaskular (penyakit yang menyerang jantung dan pembuluh darah jantung) sampai usia 95 tahun, sangat rendah, hanya 5%.

Pria yang tidak memiliki semua faktor risiko juga akan menikmati ‘bonus’ usia 11 tahun jika dibandingkan dengan pria yang memiliki 2 atau lebih faktor risiko di atas.

Sedangkan pria yang memiliki 2 atau lebih faktor risiko di atas, memiliki risiko 69% untuk menderita penyakit kardiovaskular.

Sebuah survei yang dilakukan terhadap 4.000 orang sehat dengan rata-rata usia 30 tahun, lebih dari 65% tidak mampu mengenali 6 faktor risiko gangguan jantung tersebut.

Memiliki faktor risiko yang menyebabkan penyakit pada jantung sama saja dengan memelihara bom waktu dalam tubuh.

Mengenali berbagai faktor risiko dan mencegah timbulnya faktor risiko sangat perlu dilakukan.
Apabila telah memiliki faktor risiko, segeralah memperbaikinya dengan gaya hidup yang tepat, obat-obatan, dan monitor secara rutin.

Mencegah penyakit jantung dapat dilakukan sejak usia dini.

• Sehat itu Mudah •
• Sehat itu Murah •
(dr. Santi, kenapa ya dok?, kenapayadok.com)

MATERI DALAM SITUS INI DIMAKSUDKAN HANYA UNTUK DIJADIKAN SEBAGAI INFORMASI UMUM, DAN BUKAN DITUJUKAN SEBAGAI DIAGNOSA, ATAU PERAWATAN YANG DIREKOMENDASIKAN.
Harap dicatat bahwa informasi medis di situs ini dirancang untuk mendukung, bukan untuk menggantikan hubungan antara pasien dan dokter, dan saran medis yang mungkin mereka berikan.

THE MATERIAL IN THIS SITE IS INTENDED TO BE OF GENERAL INFORMATIONAL USE AND IS NOT INTENDED TO CONSTITUTE MEDICAL ADVICE, PROBABLE DIAGNOSIS, OR RECOMMENDED TREATMENTS.
Please note that medical information found on this website is designed to support, not to replace the relationship between patient and physician/doctor and the medical advice they may provide.

(Credit: Ulysse Pointcheval & Jair Lázaro. Pictures are used for representational purpose only)

Leave a Reply