Kiat dan Siasat Menikmati Hidangan Hari Raya Lebaran bagi Diabetesi

Hari raya Idul Fitri yang juga dikenal dengan lebaran senantiasa diwarnai dengan kemeriahan.
Saling berkunjung dan saling berkirim makanan adalah aktivitas yang dinanti-nantikan. Setiap rumah akan menyediakan hidangan khusus.
Tidak hanya di negara kita saja yang menikmati aneka hidangan khas lebaran, umat muslim di seluruh dunia merayakannya dengan berbagai hidangan.
Pada umumnya hidangan ini adalah hidangan yang kaya akan gula, garam, dan minyak atau santan.


BACA JUGA

Diabetesi tentunya juga berhak merayakan dan menikmati hidangan hari raya Lebaran.

Hanya saja terkait dengan penyakitnya, maka perlu pengaturan makan yang sedikit berbeda dengan orang lain.

dr santi
Usahakan sebelum makan, isi perut lebih dulu dengan segelas air putih, air teh tawar, infused water, baik hangat maupun dingin.  Jangan ragu atau sungkan untuk meminta air putih atau teh tawar jika minuman yang tersedia semuanya manis.
Usahakan sebelum makan, isi perut lebih dulu dengan segelas air putih, air teh tawar, infused water, baik hangat maupun dingin. Jangan ragu atau sungkan untuk meminta air putih atau teh tawar jika minuman yang tersedia semuanya manis.

Diabetesi tentunya juga berhak merayakan lebaran.
Hanya saja terkait dengan penyakitnya, maka perlu pengaturan makan yang sedikit berbeda dengan orang lain.


Tips agar dapat menikmati hidangan lebaran dengan aman :

πŸ‘‰ Monitor kadar gula darah lebih sering dari biasanya.

πŸ‘‰ Rencanakan makanan dan minuman yang akan dikonsumsi.

πŸ‘‰ Catat semua yang telah dimakan.
Dan baca sebelum memutuskan untuk β€˜nakal’ dan makan makanan jenis karbohidrat secara berlebihan.

πŸ‘‰ Bijak dalam memilih cemilan yang disediakan.
Jika ada beberapa macam cemilan atau hidangan yang disediakan, pilih satu atau dua yang paling disukai atau yang paling ingin dimakan.

πŸ‘‰ Usahakan sebelum makan, isi perut lebih dulu dengan segelas air putih, air teh tawar, infused water, baik hangat maupun dingin.

πŸ‘‰ Mulai dengan makanan yang sehat lebih dulu agar perut tidak terlalu kosong, misalnya mulailah dengan makan buah atau sayuran.

πŸ‘‰ Kenali berbagai makanan dengan kandungan gula dan tepung yang tinggi.
Hati-hati dengan makanan yang tidak terasa manis walaupun mengandung banyak gula misalnya acar, saus tomat, saus sambal, asinan, dll.

πŸ‘‰ Hindari menambah porsi kedua.

πŸ‘‰ Hindari memaksakan diri menghabiskan makanan.
Simpan saja sisa makanan dalam kulkas dan kemudian bisa dihangatkan kembali.

πŸ‘‰ Makanlah dengan perlahan. Nikmati setiap suap makanan.
Makan dengan kecepatan tinggi sering membuat orang makan dalam jumlah yang lebih banyak.
Di sela-sela makan, minumlah air putih agar proses makan berjalan lebih lama.
Sinyal kenyang akan dikirim ke otak setelah kurang lebih 20 menit sejak proses makan dimulai.

πŸ‘‰ Jangan ragu atau sungkan untuk meminta air putih atau teh tawar jika minuman yang tersedia semuanya manis.
Jika tetap menginginkan minuman manis, minumlah sedikit saja.

πŸ‘‰ Minumlah segelas air putih setidaknya setiap satu atau 2 jam sekali.

πŸ‘‰ Segera menjauhi meja makan setelah selesai makan.

Jangan lupa untuk tetap melakukan aktivitas fisik misalnya membantu membereskan meja makan, bermain dengan anak-anak, dll.
Tentunya tetap menjalankan olahraga seperti biasa.

Obat diabetes tetap diminum sesuai dengan anjuran dokter.


β€’ Sehat itu mudah β€’
β€’ Sehat itu murah β€’

(dr. Santi, kenapa ya dok?, kenapayadok.com)




MATERI DALAM SITUS INI DIMAKSUDKAN HANYA UNTUK DIJADIKAN SEBAGAI INFORMASI UMUM, DAN BUKAN DITUJUKAN SEBAGAI DIAGNOSA, ATAU PERAWATAN YANG DIREKOMENDASIKAN.
Harap dicatat bahwa informasi medis di situs ini dirancang untuk mendukung, bukan untuk menggantikan hubungan antara pasien dan dokter, dan saran medis yang mungkin mereka berikan.

THE MATERIAL IN THIS SITE IS INTENDED TO BE OF GENERAL INFORMATIONAL USE AND IS NOT INTENDED TO CONSTITUTE MEDICAL ADVICE, PROBABLE DIAGNOSIS, OR RECOMMENDED TREATMENTS.
Please note that medical information found on this website is designed to support, not to replace the relationship between patient and physician/doctor and the medical advice they may provide.

(Credit: congerdesign & Wilfried Pohnke. Pictures are used for representational purpose only)

Leave a Reply

Your email address will not be published.