Mengapa Masih Muda dapat Terkena Serangan Jantung?


Apa itu Serangan Jantung?

Serangan jantung adalah penyakit pada jantung yang terjadi karena otot jantung tidak mendapatkan darah akibat suplai darah ke otot jantung terganggu.

Tidak adanya suplai darah menyebabkan sebagian otot jantung akan mati.
Jika jumlah otot jantung yang tidak mendapatkan suplai darah sangat besar, akan terjadi kematian otot jantung yang luas yang berpotensi menyebabkan henti jantung.

Henti jantung dapat menimbulkan kematian.


Penyebab Serangan Jantung

Serangan jantung terjadi ketika pembuluh darah yang memberi suplai darah untuk otot-otot jantung mengalami gangguan.

Gangguan yang paling sering dijumpai adalah penyumbatan.

Sumbatan dapat terjadi karena :

  • Plak menumpuk dalam dinding pembuluh darah jantung menjadi semakin tebal dan akhirnya menyumbat seluruh diameter pembuluh darah sehingga darah tidak bisa mengalir lagi.
  • Plak yang ada terlepas dan tubuh berusaha ‘menambal’ dengan membentuk gumpalan darah.
    Gumpalan ini dapat menutup pembuluh darah sehingga darah tidak bisa mengalir.
  • Plak yang terlepas terbawa aliran darah dan menyumbat di pembuluh darah yang diameternya lebih kecil.

Plak terbentuk dari tumpukan lemak, kolesterol, kalsium, sisa metabolisme, dan pembekuan darah (fibrin).

Plak yang menumpuk dalam pembuluh darah arteri disebut dengan aterosklerosis.
Keadaan ini juga sering disebut dengan pengerasan pembuluh darah arteri.


Mengapa Masih Muda dapat Terkena Serangan Jantung?

Pertanyaan ini sulit dijawab secara pasti.

Dulu penderita serangan jantung didominasi oleh orang lanjut usia.
Tetapi hasil penelitian yang dipresentasikan pada pertemuan ilmiah di Chicago dan dipublikasikan dalam jurnal Circulation, berdasarkan data lebih dari 28.000 pasien rawat inap karena serangan jantung, 30% adalah pasien berusia 35 sampai 54 tahun.

Beberapa dugaan dibuat untuk menjawab mengapa usia penderita serangan jantung menjadi lebih muda :

  • Aterosklerosis jika belum menimbulkan sumbatan total, belum memberikan gejala-gejala yang khas.
    Akibatnya orang tidak menyadari bahwa dalam dirinya ada ‘bom waktu’.
  • Pemeriksaan kesehatan secara rutin dan berkala lebih jarang dilakukan pada usia yang muda padahal dibutuhkan untuk mendapatkan data yang lebih baik mengenai kesehatan tubuh termasuk jantung dan pembuluh darah sehingga kematian akibat serangan jantung terutama pada usia yang muda dapat dicegah.
  • Penyakit yang tidak memberikan gejala khas seperti diabetes, hipertensi, kolesterol berlebih, telah menjangkiti pasien yang lebih muda. Karena tidak memberikan gejala yang khas, deteksi penyakit seringkali terlambat dilakukan.
  • Gaya hidup yang tidak sehat yang meliputi pola makan yang buruk, tidak aktif, kurang olahraga, kurang tidur, dan tingginya kadar stres menyebabkan risiko terkena penyakit menjadi naik.
  • Serangan jantung juga dikenal sebagai silent killer karena 30% tidak memberikan gejala-gejala yang khas sehingga terjadi keterlambatan penanganan.
  • Meningkatnya penyalahgunaan obat terlarang, minum alkohol berlebihan, dan merokok menyebabkan semakin buruknya kualitas jantung dan pembuluh darah.
  • Kelainan jantung dan pembuluh darah bawaan yang tidak terdeteksi dapat menyebabkan terjadinya serangan jantung.

Serangan jantung dipicu oleh banyak faktor alias multifaktorial.
Semakin banyak faktor risiko yang dimiliki akan semakin memperbesar kemungkinan untuk terkena serangan jantung.
Serangan jantung dipicu oleh banyak faktor alias multifaktorial. Semakin banyak faktor risiko yang dimiliki akan semakin memperbesar kemungkinan untuk terkena serangan jantung.


Faktor Risiko Serangan Jantung

Faktor risiko terkena penyakit jantung yang tidak dapat dihindari adalah

  • Jenis kelamin.
    Pria lebih rentan terkena serangan jantung daripada wanita.
  • Usia.
    Risiko semakin meningkat sejalan dengan meningkatnya umur.
  • Riwayat keluarga.
    Adanya penderita penyakit jantung, diabetes, tekanan darah tinggi, dan kegemukan dalam keluarga akan meningkatkan risiko terkena serangan jantung.
  • Menopause.
    Saat berhenti menstruasi, kadar estrogen akan menurun. Estrogen berguna untuk mencegah terjadinya penyakit jantung.
  • Ras (African-Americans, American Indians, Mexican Americans)

Serangan jantung dipicu oleh banyak faktor alias multifaktorial.
Semakin banyak faktor risiko yang dimiliki akan semakin besar kemungkinan untuk terkena serangan jantung.

Untungnya sekitar 80% dari penyakit jantung (termasuk serangan jantung) dapat dicegah.
Pencegahan yang dilakukan sedini mungkin dapat mencegah terjadinya serangan jantung.


BACA JUGA


Faktor risiko serangan jantung yang dapat dikendalikan

  • Merokok.
    Rokok secara langsung merusak pembuluh darah dan mempercepat terbentuknya plak.
  • Kolesterol jahat yang berlebih.
    Kelebihan kolesterol jahat memicu terbentuknya plak.
  • Hipertensi tidak terkontrol.
  • Diabetes tidak terkontrol.
  • Gaya hidup tidak aktif.
  • Berat badan berlebih atau kegemukan.
  • Gangguan emosi, stres berlebih, depresi.
  • Pola makan yang buruk (asupan tinggi garam, gula, dan lemak tetapi rendah serat).
  • Penyalahgunaan obat (kokain, amfetamin, dll).
  • Minum alkohol berlebihan.

Serangan jantung dipicu oleh banyak faktor alias multifaktorial.
Semakin banyak faktor risiko yang dimiliki akan semakin memperbesar kemungkinan untuk terkena serangan jantung.

Untungnya sekitar 80% dari penyakit jantung (termasuk serangan jantung) dapat dicegah.
Pencegahan yang dilakukan sedini mungkin dapat mencegah terjadinya penyakit jantung.


Pencegahan Serangan Jantung

Cara menjauhkan penyakit jantung dari tubuh :

  • berhenti merokok
  • cek rutin
    • kadar kolesterol,
    • gula darah,
    • tekanan darah,
    • berat badan, dan
    • lingkar pinggang
  • kontrol penyakit kronis yang diderita (misalnya hipertensi, diabetes, kekentalan darah, dll) dengan baik
  • cukupi kebutuhan cairan
  • aktif bergerak dan rutin olahraga
  • makan makanan bergizi yang rendah gula, garam, dan lemak jahat (lemak jenuh dan lemak trans)
  • makan makanan yang tinggi serat (buah dan sayur) dan tinggi lemak baik (lemak tidak jenuh)
  • cukupi kebutuhan tidur
  • kelola stres
  • memiliki hubungan yang harmonis dengan pasangan, anggota keluarga, rekan kerja, atau teman
  • membatasi atau menghindari alkohol
  • menghindari penyalahgunaan obat terlarang
  • banyak tertawa

Cara lain yang juga terbukti menurunkan risiko terkena penyakit jantung, khususnya penyakit jantung koroner adalah dengan menjaga kebersihan gigi dan gusi.
Teratur sikat gigi dan menggunakan benang gigi dapat menurunkan jumlah kuman dalam mulut penyebab penyakit gusi.
Sikatlah gigi 2 kali sehari selama minimal 2 menit.

Jumlah kuman penyebab penyakit gusi berkaitan dengan ketebalan plak dalam dinding pembuluh darah.
Semakin rendah jumlah kuman, semakin tipis plak dalam dinding pembuluh darah.
Dan tentunya semakin sedikit plak yang ada, semakin rendah kemungkinan terjadinya sumbatan pembuluh darah.

Menjaga kesehatan gigi dan gusi tidak hanya mempercantik penampilan dan membuat nafas menjadi segar tapi juga menjaga kesehatan jantung.

Senantiasa menjalankan gaya hidup sehat merupakan investasi agar jantung tetap berdenyut sampai akhir.


• Sehat itu mudah • Sehat itu murah •
(dr. Santi, kenapa ya dok?, kenapayadok.com)










MATERI DALAM SITUS INI DIMAKSUDKAN HANYA UNTUK DIJADIKAN SEBAGAI INFORMASI UMUM, DAN BUKAN DITUJUKAN SEBAGAI DIAGNOSA, ATAU PERAWATAN YANG DIREKOMENDASIKAN.
Harap dicatat bahwa informasi medis di situs ini dirancang untuk mendukung, bukan untuk menggantikan hubungan antara pasien dan dokter, dan saran medis yang mungkin mereka berikan.

THE MATERIAL IN THIS SITE IS INTENDED TO BE OF GENERAL INFORMATIONAL USE AND IS NOT INTENDED TO CONSTITUTE MEDICAL ADVICE, PROBABLE DIAGNOSIS, OR RECOMMENDED TREATMENTS.
Please note that medical information found on this website is designed to support, not to replace the relationship between patient and physician/doctor and the medical advice they may provide.

(Credit: Elchinator,Bokskapet. Pictures are used for representational purpose only)

#RadioSonora #HealthCorner #KenapaYaDok #SeranganJantung #bungacitralestari #unge #AshrafSinclair

Leave a Reply