10 Makanan/Minuman Alami Penurun Gula Darah

Penderita diabetes semakin banyak.
Edukasi tentang penyakit diabetes perlu sekali digencarkan.

Karena banyak penderita diabetes yang tidak menyadari bahwa dirinya mengidap diabetes, diagnosis diabetes seringkali baru tegak ketika sudah terjadi berbagai komplikasi yang sebetulnya sangat bisa dicegah jika pengobatan dilakukan pada tahap dini.


Pada dasarnya pengobatan diabetes mencakup :
  • pengaturan pola makan
  • olahraga dan aktif bergerak
  • monitor kadar gula darah secara teratur
  • cegah atau kontrol komplikasi diabetes
  • terapi obat-obatan dari dokter.

Obat-obatan yang diberikan berbeda-beda pada setiap penderita.
Jenis, jumlah, dosis, dan frekuensi minum obat dapat berubah-ubah tergantung respons tubuh dan gaya hidup yang dijalankan penderita.
Agar membantu pengobatan, penderita diabetes perlu senantiasa menerapkan seluruh prinsip pengobatan diabetes seperti disebutkan di atas.

Dalam pengaturan makan, penderita sebaiknya mengetahui makanan dan minuman yang berpotensi menurunkan gula darah secara alami.
Tentunya makanan/minuman ini hanya bersifat membantu mengontrol kadar gula darah dan tidak disarankan menggantikan atau menurunkan dosis obat tanpa terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter.


BACA JUGA

Pola makan yang baik, didukung dengan olahraga secara teratur, pengendalian stres, dan pencapaian berat badan ideal, akan membantu pengelolaan diabetes tipe 2.

Walaupun bermanfaat, hindari membatasi konsumsi hanya pada makanan/minuman yang dibahas.

dr santi
Walaupun bermanfaat, hindari membatasi konsumsi hanya pada 10 makanan/minuman yg dibahas. Karena tubuh kita juga membutuhkan berbagai zat gizi lainnya yang harus dipenuhi dengan pola makan gizi lengkap, beraneka ragam, dan seimbang. Dan segala sesuatu yang baik, belum tentu menjadi lebih baik jika ditambah secara berlebihan.
Walaupun bermanfaat, hindari membatasi konsumsi hanya pada 10 makanan/minuman yg dibahas. Karena tubuh kita juga membutuhkan berbagai zat gizi lainnya yang harus dipenuhi dengan pola makan gizi lengkap, beraneka ragam, dan seimbang. Dan segala sesuatu yang baik, belum tentu menjadi lebih baik jika ditambah secara berlebihan.

Makanan/minuman penurun gula darah secara alami:

Kayu manis

Berdasarkan beberapa penelitian, kayu manis terbukti dapat membantu menurunkan kadar gula darah.
Kayu manis tersedia dalam bentuk bubuk dan batang.
Rempah ini dapat dibubuhkan pada masakan misalnya sop atau bisa ditambahkan pada minuman seperti teh atau kopi. Atau bisa dibuat menjadi minuman dengan cara merebus atau menyeduh kayu manis.


Cengkeh

Cengkeh umum dijumpai bentuk kuncup bunga kering dan bubuk.
Cengkeh dapat ditambahkan sebagai rempah pengharum masakan bahkan dapat mengharumkan nasi jika ditambahkan pada beras yang akan ditanak.
Selain itu cengkeh juga dapat dinikmati sebagai minuman. Biasa dicampurkan dalam seduhan kayu manis.


Jahe

Selain berpotensi menurunkan gula darah, jahe mempunyai berbagai khasiat lain seperti anti radang, anti bakteri, anti virus dan lainnya.
Kuliner kita tidak asing dengan penggunaan jahe.
Selain ditambahkan dalam berbagai masakan, jahe juga sering diseduh atau direbus bersama rempah lain seperti kayu manis, cengkeh, kapulaga atau dicampurkan dengan irisan lemon untuk menjadi minuman yang nikmat.


Fenugreek

Biji fenugreek juga dikenal dengan nama kelabat, klabet, atau hulbah.
Biji ini umum digunakan dalam masakan kari, bisa juga dicampur dalam adonan roti.
Biji kelabat banyak mengandung serat dan berbagai zat kimia lainnya yang berguna memperlambat pencernaan dan penyerapan karbohidrat dan gula, memperbaiki pemakaian gula oleh tubuh, dan meningkatkan jumlah insulin yang dilepas sehingga dapat menurunkan gula darah.
Cara mudah untuk menikmati biji kelabat ini adalah dengan menyeduhnya dengan air panas untuk menjadi teh. Tambahkan kayu manis agar terasa manis.


Bawang putih

Bumbu dapur ini sangat umum digunakan dalam berbagai jenis masakan.
Bahkan dalam ketoprak, bawang putih mentah menjadi salah satu ciri khas bumbunya.
Selain fungsinya mengharumkan masakan, bawang putih dapat menurunkan gula darah, menurunkan tensi yang meningkat, dan juga menurunkan kolesterol berlebih.
Bawang putih dapat dikonsumsi mentah-mentah, dicampur dalam salad, atau ditumis bersama berbagai masakan.
Tersedia pula dalam bentuk suplemen bagi yang tidak suka dengan bau dan rasanya.


Ketumbar

Bagian dari ketumbar yang umum digunakan daun dan bijinya.
Daun ketumbar sering dijadikan garnish pemanis hidangan, ditambahkan ke dalam sup, dan sering pula dimasak atau ditumis dengan daging atau seafood.
Daun ketumbar sering dijumpai dalam masakan Thailand dan Vietnam.
Biji ketumbar sering dimasukkan dalam campuran bumbu dan juga dapat direbus untuk menjadi minuman.
Biji dan daun ketumbar berfungsi sebagai antioksidan dan memiliki kemampuan menurunkan gula darah dan kolesterol jahat.


Pare

Di balik rasa pahitnya, buah pare ternyata dapat menurunkan gula dalam darah karena kandungan di dalamnya yang dapat berfungsi seperti insulin. Semakin matang, pare akan terasa semakin pahit.
Pare dapat ditumis, dikukus, atau dijadikan sup. Agar lebih nikmat, tambahkan protein seperti daging ayam, daging sapi, udang, dan lainnya.


Okra

Okra dikenal pula sebagai lady’s fingers karena bentuknya yang menyerupai jari.
Okra adalah makanan rendah kalori yang tinggi serat sehingga selain membantu menurunkan gula darah, okra juga dapat membantu penurunan berat badan.
Okra bisa dinikmati sebagai lauk dengan cara dikukus, dijadikan sup, ditumis, dicampur dengan sayuran lain, tempe, atau daging. Bisa dibuat menjadi acar sehingga tidak membosankan.
Bagi yang tidak menyukai rasanya, okra dapat dibuat menjadi minuman. Caranya, cuci dan potong-potong okra, kemudian rendam dalam segelas air minum selama semalam. Okra siap diminum.


Aloe vera

Lebih dikenal dengan nama lidah buaya.
Selain berfungsi sebagai antioksidan dan anti radang, lidah buaya mampu menurunkan gula darah.
Lidah buaya dapat dikonsumsi dengan cara ditumis, dijadikan sup, atau dibuat menjadi minuman.
Tentunya bila dijadikan minuman, hindari atau batasi pemakaian gula pasir, sirup, atau susu kental manis.
Kandungan air yang banyak dan kandungan kalori yang rendah membuat lidah buaya dapat membantu menjaga kecukupan cairan tanpa penambahan asupan kalori yang berlebih.


Keluarga kubis-kubisan

Sayuran dari keluarga kubis-kubisan seperti berbagai jenis kol, kembang kol, brokoli dikenal manfaatnya dalam menurunkan gula darah.
Sayuran ini merupakan sayuran tinggi serat dan rendah kalori. Maka konsumsi sayuran keluarga kubis dapat membantu memberi rasa kenyang dengan kalori yang rendah.
Selain membawa manfaat bagi penderita diabetes, sayuran jenis ini juga membantu penurunan berat badan.

Pola makan yang baik, didukung dengan olahraga secara teratur, pengendalian stres, dan pencapaian berat badan ideal, akan membantu pengelolaan diabetes tipe 2.
Tentunya makanan/minuman penurun gula darah dapat dikonsumsi sepanjang dalam batas konsumsi pada umumnya.
Makanan/minuman tersebut bersifat membantu pengelolaan diabetes dan tidak boleh menggantikan fungsi obat-obatan yang diberikan.

Walaupun bermanfaat, hindari membatasi konsumsi hanya pada makanan/minuman di atas.
Karena tubuh kita juga membutuhkan berbagai zat gizi lainnya yang harus dipenuhi dengan pola makan gizi lengkap, beraneka ragam, dan seimbang.
Dan segala sesuatu yang baik, belum tentu menjadi lebih baik jika ditambah secara berlebihan.

• Sehat itu Mudah •
• Sehat itu Murah •
(dr. Santi, kenapa ya dok?, kenapayadok.com)










Informasi dalam artikel ini akurat pada waktu penerbitan. Namun, karena situasi seputar COVID-19 terus berkembang, ada kemungkinan beberapa data telah berubah sejak dipublikasikan. Walaupun KenapaYaDok.com selalu menjaga agar informasi kami tetap sesuai dengan perkembangan, kami mendorong pembaca untuk tetap mendapat informasi tentang berita dan rekomendasi dengan menggunakan CDC, WHO, dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai sumbernya.
MATERI DALAM SITUS INI DIMAKSUDKAN HANYA UNTUK DIJADIKAN SEBAGAI INFORMASI UMUM, DAN BUKAN DITUJUKAN SEBAGAI DIAGNOSA, ATAU PERAWATAN YANG DIREKOMENDASIKAN.
Harap dicatat bahwa informasi medis di situs ini dirancang untuk mendukung, bukan untuk menggantikan hubungan antara pasien dan dokter, dan saran medis yang mungkin mereka berikan.

The information in this story is accurate as of press time. However, as the situation surrounding COVID-19 continues to evolve, it’s possible that some data have changed since publication. While KenapaYaDok.com tries to keep our stories as up-to-date as possible, we also encourage readers to stay informed on news and recommendations for their own communities by using the CDC, WHO, and their local public health department as resources.
THE MATERIAL IN THIS SITE IS INTENDED TO BE OF GENERAL INFORMATIONAL USE AND IS NOT INTENDED TO CONSTITUTE MEDICAL ADVICE, PROBABLE DIAGNOSIS, OR RECOMMENDED TREATMENTS.
Please note that medical information found on this website is designed to support, not to replace the relationship between patient and physician/doctor and the medical advice they may provide.

(Credit: Hanxiao & RitaE. Pictures are used for representational purpose only)

Leave a Reply