Fakta dan Mitos Tentang 2019 NOVEL CORONAVIRUS (2019-nCoV, Wuhan Virus)

Seiring dengan meluasnya penyebaran informasi melalui berbagai media, banyak berita-berita tentang Novel Coronavirus yang beredar.
Sebagian benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, dan sebagian salah dan hanya merupakan pendapat pribadi tanpa didasari fakta ilmiah atau bahkan merupakan berita yang menyesatkan.

Berikut ini merupakan beberapa berita yang beredar yang kemudian membingungkan masyarakat dan disertai dengan penjelasan berdasarkan jurnal ilmiah maupun lembaga kesehatan yang resmi diakui di dunia.


Apakah Novel Coronavirus dapat menular jika kita menyentuh/memakai barang-barang buatan China seperti handphone, baju, mainan, dll?
Apakah Novel Coronavirus dapat terbawa dan menular jika kita mendapat barang-barang yang dikirim dari China?

Sampai saat ini penelitian tentang virus ini dan bagaimana cara penyebarannya masih dilakukan.

Secara umum, virus mempunyai kemampuan yang rendah untuk bertahan di atas permukaan benda.
Barang-barang yang dikirim dari China telah melewati waktu yang cukup lama mulai dari pengepakan sampai ke pengiriman sehingga apabila seandainya barang-barang tersebut terkontaminasi virus, risiko untuk terjadinya penularan menjadi sangat rendah dengan berjalannya waktu.


Apakah air rebusan bawang putih dapat mengobati penyakit akibat Novel Coronavirus?

Sampai saat ini, belum ditemukan obat maupun vaksin untuk Novel Coronavirus.
Bawang putih mengandung vitamin C, vitamin B6, mangan, kaya akan antioksidan dan zat allicin yang berfungsi sebagai antibiotika dan anti jamur.
Minum air rebusan bawang putih dianggap tidak berbahaya tetapi tidak dapat berfungsi sebagai obat bagi penyakit akibat Novel Coronavirus.


BACA JUGA:


Benarkah masker bagian putih dipakai di luar jika akan mencegah debu?
Apakah jika kita sehat masker bagian putih dipakai di luar, tetapi jika kita sakit, masker bagian berwarna dipakai di luar?

Masker bedah terdiri dari 3 lapisan:

  • lapisan yang berwarna.
    Lapisan ini bersifat hidrofobik yang artinya tidak dapat menyerap cairan.
  • lapisan di tengah yang berfungsi sebagai penyaring
  • lapisan yang berwarna putih.
    Lapisan ini dapat menyerap kelembaban.

Dengan demikian lapisan yang berwarna harus selalu menghadap keluar agar jika ada percikan ludah atau bersin tidak dapat menembus lapisan ini karena sifatnya yang hidrofobik.
Sedangkan lapisan yang putih harus berada di dalam karena membuat pemakai merasa nyaman karena sifatnya yang menyerap kelembaban yang terjadi akibat udara pernapasan.


Apakah mencuci tangan, tidak memegang mata, telinga, dan hidung dengan tangan kotor, memakai masker adalah cara mencegah penyebaran Novel Coronavirus?

Cara-cara tersebut dapat mencegah penyebaran Novel Coronavirus selain dengan menjaga imunitas tubuh, menghindari kontak dengan binatang atau segera mencuci tangan setelah berkontak, dan konsumsi daging, susu, jeroan, dan telur yang matang sepenuhnya.


Benarkah melakukan kontak mata dapat menyebabkan kita tertular Novel Coronavirus?
Haruskah kita menggunakan kacamata agar kita tidak tertular?

Kontak mata dengan penderita tidak dapat menularkan Novel Coronavirus.
Tetapi belum diketahui dengan jelas apakah percikan batuk dan bersin dari penderita Novel Coronavirus dapat menularkan penyakit jika mengenai mata.

Menggunakan kacamata mungkin diperlukan jika berada dalam kerumunan orang atau berada di tempat orang sakit terutama jika daya tahan tubuh kita sedang menurun.


Apakah makan buah-buahan dan makanan kaleng yang diimpor dari China dapat tertular Novel Coronavirus karena keringat pekerja pabrik terjatuh dan mencemari makanan?

Sampai saat ini belum ada bukti bahwa makanan dapat menjadi media penularan Novel Coronavirus.

Virus ini menyerang saluran pernafasan dan media penular berasal dari saluran nafas yaitu percikan batuk dan bersin, bukan keringat.

Pabrik makanan di China banyak menggunakan mesin dalam proses produksi.


Kekebalan tubuh yang baik dapat menangkal berbagai macam virus, termasuk Novel Coronavirus.


Benarkah minum air putih hangat dapat mencegah penularan Novel Coronavirus karena virus cepat terbuang ke saluran kemih dan tidak sempat mengendap?
Apakah menjaga agar tenggorokan tetap lembab dengan banyak minum air putih agar tidak tertular?

Minum air putih merupakan kebiasaan yang baik.
Dehidrasi dapat menurunkan kekebalan tubuh sehingga tubuh lebih rentan tertular penyakit.
Tetapi Coronavirus tidak dapat mengendap dan dibuang melalui saluran kemih dengan cara memperbanyak minum air putih.


Apakah konsumsi vitamin C dapat mencegah penularan Novel Coronavirus?

Manusia membutuhkan asupan gizi yang baik yang mengandung protein, lemak, karbohidrat, berbagai vitamin, termasuk vitamin C, dan mineral dalam membentuk sistem kekebalan tubuh.

Kekebalan tubuh yang baik dapat menangkal berbagai macam virus termasuk Novel Coronavirus.

Konsumsi vitamin C saja belum cukup untuk membentuk daya tahan tubuh. Dibutuhkan pola makan yang baik, rutin olahraga, cukup tidur, dan pengelolaan stres agar kita memiliki daya tahan tubuh yang kuat.


Apakah harus selalu membawa cairan antiseptik?

Menjaga kebersihan tangan merupakan hal yang dianjurkan dalam mencegah penularan Novel Coronavirus.
Mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun merupakan yang paling dianjurkan, tetapi jika situasi tidak memungkinkan, dapat digunakan cairan atau gel pembersih dengan kandungan alkohol minimal 60%.

Novel Coronavirus akan mati jika benda atau tangan jika dibersihkan dengan alkohol 70%, tetapi orang akan keracunan alkohol dan dapat menimbulkan kematian jika meminum alkohol 70%.
Novel Coronavirus akan mati jika benda atau tangan jika dibersihkan dengan alkohol 70%, tetapi orang akan keracunan alkohol dan dapat menimbulkan kematian jika meminum alkohol 70%.


Benarkah minum alkohol dapat mematikan virus dan menyembuhkan penderita Novel Coronavirus?

Virus ini akan mati jika benda atau tangan jika dibersihkan dengan alkohol 70%, tetapi orang akan keracunan alkohol dan dapat menimbulkan kematian jika meminum alkohol 70%.

Minum alkohol tidak dapat menyembuhkan penderita Novel Coronavirus.


Apakah demam merupakan tanda tertular Coronavirus selain batuk, pilek, dan sesak nafas?

Demam, batuk, pilek, sesak nafas, nyeri saat bernafas, letih, lesu, diare, bisa merupakan gejala dari penyakit akibat Coronavirus.
Pada beberapa pasien seperti pada orang lanjut usia, anak-anak, penderita gangguan sistem imunitas tubuh, demam dapat saja tidak timbul.
Hubungi tenaga kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.


Bijaksana dalam memilah informasi dan melakukan verifikasi berita merupakan hal yang perlu dilakukan untuk menghindari kepanikan.
Jika perlu, tanyakan langsung pada sumber yang dapat dipercaya.
Kementerian Kesehatan RI menyediakan layanan di nomor telepon : 021 5210 411 atau 0812 1212 3119.

• Sehat itu mudah • Sehat itu murah •
(dr. Santi, kenapa ya dok?, kenapayadok.com)

updated March 5, 2020








MATERI DALAM SITUS INI DIMAKSUDKAN HANYA UNTUK DIJADIKAN SEBAGAI INFORMASI UMUM, DAN BUKAN DITUJUKAN SEBAGAI DIAGNOSA, ATAU PERAWATAN YANG DIREKOMENDASIKAN.
Harap dicatat bahwa informasi medis di situs ini dirancang untuk mendukung, bukan untuk menggantikan hubungan antara pasien dan dokter, dan saran medis yang mungkin mereka berikan.

THE MATERIAL IN THIS SITE IS INTENDED TO BE OF GENERAL INFORMATIONAL USE AND IS NOT INTENDED TO CONSTITUTE MEDICAL ADVICE, PROBABLE DIAGNOSIS, OR RECOMMENDED TREATMENTS.
Please note that medical information found on this website is designed to support, not to replace the relationship between patient and physician/doctor and the medical advice they may provide.

(Credit: Elchinator, geralt. Pictures are used for representational purpose only)

Leave a Reply