Daftar Barang Esensial yang Wajib Dibawa Saat New Normal

Berkaitan dengan pandemi COVID-19, gaya hidup dan aktivitas berubah dengan sangat cepat.
Bekerja atau belajar dari rumah menjadi hal yang lumrah. Walaupun tentunya tidak semua pekerjaan dapat dikerjakan di rumah, selalu diusahakan untuk lebih banyak berada di dalam rumah.

Cepat atau lambat kita akan kembali ke rutinitas hidup dengan berbagai perubahan di sana sini.
Pekerja akan kembali bekerja, anak sekolah akan kembali dengan kegiatan belajar, pedagang akan melakukan aktivitas jual beli, dan sebagainya.
Tentunya dengan ritme dan aturan main yang sedikit berbeda dari sebelum ada pandemi COVID-19.

Berbagai tempat kerja telah menetapkan aturan dalam rangka mencegah penularan penyakit COVID-19 misalnya berupa :
👉 pemeriksaan suhu tubuh dan kesehatan
👉 kewajiban mengenakan masker
👉 mengatur jarak fisik misalnya dengan mengatur meja kerja
👉 mendorong cuci tangan dengan air dan sabun
👉 menyediakan hand sanitizer dan tong sampah tertutup
👉 meminimalkan pertemuan atau acara yang melibatkan banyak orang
👉 mengatur jadwal kerja.

Berkaitan dengan pandemi COVID-19, gaya hidup dan aktivitas berubah dengan sangat cepat. Bekerja atau belajar dari rumah menjadi hal yang lumrah. Walaupun tentunya tidak semua pekerjaan dapat dikerjakan di rumah, selalu diusahakan untuk lebih banyak berada di dalam rumah.
Berkaitan dengan pandemi COVID-19, gaya hidup dan aktivitas berubah dengan sangat cepat. Bekerja atau belajar dari rumah menjadi hal yang lumrah. Walaupun tentunya tidak semua pekerjaan dapat dikerjakan di rumah, selalu diusahakan untuk lebih banyak berada di dalam rumah.



Bagi karyawan yang tetap harus keluar rumah untuk pergi bekerja ada beberapa panduan dan perlengkapan agar dapat terhindar dari penularan COVID-19.

Masker Kain
Bawalah beberapa masker kain sesuai dengan lama waktu bekerja.
Setiap masker kain sebaiknya dipakai tidak lebih dari 4 jam.
Jika masker basah sebelum 4 jam, segera ganti dengan masker yang baru.
Bawalah masker kain dalam wadah yang terpisah dengan masker yang bekas dipakai.
Ketika mencuci masker bekas pakai, cucilah juga wadah masker dengan sabun dan air mengalir.

Perisai Wajah (face shield) yang terbuat dari plastik sebagai pelindung tambahan.
Cuci dengan sabun dan air mengalir setiap kali sesudah dipakai.
Perisai wajah bukan pengganti masker.
Menggunakan masker bersamaan dengan perisai wajah dapat meningkatkan fungsi pencegahan penularan penyakit.

Kacamata
Kacamata dapat melindungi mata dari percikan droplet. Selain itu kacamata dapat berfungsi sebagai barier agar tangan kita sulit menyentuh mata.
Pada kondisi biasa, bukan dalam rangka perawatan orang yang menderita COVID-19, pemakaian kacamata dapat digantikan dengan perisai wajah.
Tetapi penggunaan kacamata tidak dapat menggantikan fungsi perisai wajah karena tidak menutupi bagian hidung dan mulut.

Sarung Tangan tidak diperlukan dalam penggunaan sehari-hari.
Sarung tangan perlu dipakai pada :
• tenaga medis
• orang yang merawat penderita COVID-19
• saat membersihkan rumah/benda dengan menggunakan cairan pembersih
• saat membersihkan cairan tubuh penderita COVID-19 (darah, urine, feses, ludah, lendir, ingus, muntah, dll)


Baca Juga

Hand Sanitizer dan Cairan Desinfektan
Hand Sanitizer dapat digunakan bila akses mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir tidak tersedia.
Segera setelah akses tersedia, cuci kembali tangan dengan sabun dan air mengalir.
Sebaliknya, setelah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tidak perlu dilakukan pembersihan tangan dengan hand sanitizer.

Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir lebih baik daripada menggunakan hand sanitizer.
Membawa sabun dalam wadah kecil adalah hal yang bijak sebagai antisipasi jika sabun tidak tersedia/habis.

Cairan desinfektan digunakan untuk membersihkan benda-benda yang sering disentuh.
Sebelum mulai bekerja, buka jendela dan pintu agar terjadi pergantian udara dan bersihkan semua benda yang sering disentuh (pena, gagang telepon, meja kerja, komputer dan peralatannya, dll) dengan cairan desinfektan.

Penggunaan masker kain dapat membantu orang untuk tidak mudah untuk menyentuh mulut dan hidungnya. Selain itu penggunaan masker secara luas dapat meningkatkan kepatuhan orang yang seharusnya memakai masker karena tidak merasa aneh atau menjadi stigma jika hanya dia saja yang memakai masker.
Penggunaan masker kain dapat membantu orang untuk tidak mudah untuk menyentuh mulut dan hidungnya. Selain itu penggunaan masker secara luas dapat meningkatkan kepatuhan orang yang seharusnya memakai masker karena tidak merasa aneh atau menjadi stigma jika hanya dia saja yang memakai masker.



Tisu Kering dan Tisu Basah
Tisu dapat digunakan sebagai pembersih pada tangan yang kotor secara kasat mata.
Tetapi jika ingin digunakan sebagai pencegahan penularan COVID-19, maka tisu basah harus mengandung setidaknya 60% alkohol.

Pelembab kulit tangan jika diperlukan. Dapat berupa lotion, krim, atau minyak.
Pelembab kulit perlu digunakan terutama pada orang yang memiliki jenis kulit yang sensitif dan mudah kering, bersisik, dan pecah-pecah.

Berkaitan dengan pandemi COVID-19, gaya hidup dan aktivitas berubah dengan sangat cepat.

Bekerja atau belajar dari rumah menjadi hal yang lumrah.

Walaupun tentunya tidak semua pekerjaan dapat dikerjakan di rumah, selalu diusahakan untuk lebih banyak berada di dalam rumah.


Topi atau Penutup Kepala
Walaupun kemungkinan penularan melalui droplet yang jatuh ke rambut sangatlah kecil, apabila menginginkan, pemakaian penutup kepala boleh dilakukan terutama di tempat yang ramai.
Mengikat rambut juga merupakan hal yang baik agar rambut tidak menyapu bagian wajah.

Peralatan Makan
Bawalah botol minum, sendok, dan tempat makan sendiri.
Selain mencegah penularan COVID-19, membawa peralatan sendiri juga dapat mengurangi sampah.
Jika tidak memungkinkan, pastikan peralatan makan yang akan digunakan telah dicuci bersih dengan sabun dan air mengalir.

Peralatan Kecantikan
Hindari pemakaian peralatan kecantikan bersama-sama dengan orang lain terutama alat yang menyentuh bibir, mata, dan hidung seperti lipstik, kuas bibir, kuas mata, maskara, dan lainnya.

Peralatan Keagamaan
Bawa sajadah dan mukena sendiri untuk menghindari kemungkinan kontaminasi droplet dari orang lain.

Helm
Jika bepergian dengan ojol, usahakan memakai helm sendiri dan tutuplah mika helm untuk melindungi wajah.

Membawa berbagai benda di atas mungkin sangatlah merepotkan bagi beberapa orang.
Jika memutuskan untuk tidak membawa berbagai perlengkapan tersebut, setidaknya pakailah masker dan selalu pastikan untuk tidak menyentuh wajah (terutama mulut, hidung, dan mata) dengan tangan yang kotor, selalu menjaga jarak dengan orang lain, dan tentunya menjaga imunitas tubuh dengan menjalankan gaya hidup yang sehat.

Selamat beraktivitas!

• Sehat itu mudah • Sehat itu murah •
(dr. Santi, kenapa ya dok?, kenapayadok.com)










MATERI DALAM SITUS INI DIMAKSUDKAN HANYA UNTUK DIJADIKAN SEBAGAI INFORMASI UMUM, DAN BUKAN DITUJUKAN SEBAGAI DIAGNOSA, ATAU PERAWATAN YANG DIREKOMENDASIKAN.
Harap dicatat bahwa informasi medis di situs ini dirancang untuk mendukung, bukan untuk menggantikan hubungan antara pasien dan dokter, dan saran medis yang mungkin mereka berikan.

THE MATERIAL IN THIS SITE IS INTENDED TO BE OF GENERAL INFORMATIONAL USE AND IS NOT INTENDED TO CONSTITUTE MEDICAL ADVICE, PROBABLE DIAGNOSIS, OR RECOMMENDED TREATMENTS.
Please note that medical information found on this website is designed to support, not to replace the relationship between patient and physician/doctor and the medical advice they may provide.

(Credit: Robert Norton, Djurdjica Boskovic & Laura Dewilde . Pictures are used for representational purpose only)

Leave a Reply