Cara Mudah Alami untuk Tidur Lebih Cepat dan Nyenyak

Tidur merupakan kebutuhan yang sama pentingnya dengan makan dan minum dalam kehidupan.
Sayangnya banyak orang yang mengalami kesulitan untuk jatuh tertidur atau tetap tidur pulas sampai pagi.

Kurang tidur dapat mempengaruhi kesehatan, menurunkan berbagai kemampuan, dan produktivitas.
Kurang tidur dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, hipertensi, stroke, diabetes, depresi, sindroma metabolik, dan kegemukan.


Berikut ini tips agar tidur pulas menghampiri sepanjang malam :

  • Buatlah jadwal tidur dan bangun tidur yang tetap.
    Patuhi jadwal ini setiap hari sekalipun di hari libur.
    Tidur dan bangun tidur di jam yang sama membuat tubuh memiliki jam biologis sehingga memudahkan kita untuk mulai mengantuk di sekitar jam tidur dan terbangun dengan segar di jam bangun tidur.
  • Lakukan ritual sebelum tidur yang bersifat menenangkan, menyenangkan, dan menyamankan seperti mendengarkan musik yang lembut, berdoa, membaca buku, dll.
  • Lakukan relaksasi misalnya dengan melakukan meditasi atau dengan teknik pernafasan.
  • Usahakan agar tubuh dapat membedakan waktu (malam atau pagi) dengan tegas, misalnya ketika malam hari sebelum tidur, padamkan lampu, minimal gunakan lampu yang sangat redup.
    Hindari pemakaian gawai yang memancarkan cahaya seperti telepon genggam komputer, televisi, dsb.
    Melatonin, hormon alami pemicu tidur, akan aktif ketika retina mata kurang mendapat rangsang sinyal cahaya.
    Ketika pagi sampai sore hari, usahakan tubuh terpapar dengan cahaya, baik cahaya matahari maupun cahaya lampu.
  • Kondisikan agar tempat tidur hanya menjadi tempat untuk tidur dan buatlah kamar menjadi redup, tenang, nyaman, sejuk, bersih, dan rapi.
  • Atur posisi tidur senyaman mungkin.
  • Pada umumnya posisi terlentang dipercaya merupakan posisi yang terbaik tetapi pada beberapa keadaan seperti penyakit GERD, mengorok, tidur miring merupakan pilihan yang lebih baik.


Kurang tidur dapat mempengaruhi kesehatan manusia dan menurunkan produktivitas serta kemampuan manusia.

Kurang tidur dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, hipertensi, stroke, diabetes, depresi, sindroma metabolik, dan kegemukan.

  • Jika mengalami kesulitan untuk tertidur, keluarlah dari ranjang, jangan memaksakan diri untuk tidur, tetap tenang, dan lakukan aktivitas yang menenangkan seperti mendengarkan musik yang lembut, membaca buku yang ringan, dsb.
    Jika terasa mulai mengantuk segeralah kembali ke ranjang dan tidur.
  • Hindari kafein setidaknya 6 jam sebelum waktu tidur.
    Pada orang yang sangat sensitif, hindari kafein 12 jam sebelum tidur.
    Kafein terdapat dalam kopi, minuman energi, teh, coklat, beberapa jenis minuman manis bersoda, beberapa jenis obat.
  • Usahakan agar makan malam setidaknya 4 jam sebelum waktu tidur.
  • Makanlah oat, kiwi, pisang, nanas, jeruk, kismis, atau minumlah segelas susu hangat.
    Kandungan triptofan dan melatonin di dalamnya dapat mengundang kantuk dan menjaga agar tetap nyenyak sampai pagi.
Kurang tidur dapat mempengaruhi kesehatan, menurunkan berbagai kemampuan, dan produktivitas.
Kurang tidur dapat mempengaruhi kesehatan, menurunkan berbagai kemampuan, dan produktivitas.
Kurang tidur dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, hipertensi, stroke, diabetes, depresi, sindroma metabolik, dan kegemukan
  • Tidur siang boleh dilakukan sepanjang tidak terlalu sore.
    Tidur siang selama 20 sampai 30 menit tidak akan menyebabkan gangguan tidur.
  • Olahraga secara teratur dan makanlah makanan yang bergizi.
  • Kendalikan stres.
  • Hindari rokok dan alkohol.
  • Jika semua hal di atas tidak membantu, cobalah suplemen seperti melatonin, magnesium, GABA (gamma-aminobutyric acid).
  • Hindari pemakaian obat tidur.


Jika tetap mengalami kesulitan tidur, segeralah konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan aman.


Dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan penyebab gangguan tidur dengan berbagai cara misalnya :

  • pemeriksaan darah untuk menemukan apakah ada gangguan kesehatan penyebab gangguan tidur seperti misalnya gangguan pada kelenjar tiroid
  • perekaman aktivitas listrik dalam otak
  • polisomnografi yaitu tes yang dilakukan ketika seseorang tidur yang meliputi gelombang otak, gerakan tubuh, kadar oksigen, detak jantung, tekanan darah, pernafasan, dan gerakan bola mata.
  • evaluasi terhadap seluruh obat-obatan dan suplemen yang diminum.


Sangat penting menemukan penyebab gangguan tidur agar penanganan dapat dilakukan dengan tepat, cepat, dan akurat.


(dr. Susanti, kenapa ya dok?, kenapayadok.com)



MATERI DALAM SITUS INI DIMAKSUDKAN HANYA UNTUK DIJADIKAN SEBAGAI INFORMASI UMUM, DAN BUKAN DITUJUKAN SEBAGAI DIAGNOSA, ATAU PERAWATAN YANG DIREKOMENDASIKAN.
Harap dicatat bahwa informasi medis di situs ini dirancang untuk mendukung, bukan untuk menggantikan hubungan antara pasien dan dokter, dan saran medis yang mungkin mereka berikan.

THE MATERIAL IN THIS SITE IS INTENDED TO BE OF GENERAL INFORMATIONAL USE AND IS NOT INTENDED TO CONSTITUTE MEDICAL ADVICE, PROBABLE DIAGNOSIS, OR RECOMMENDED TREATMENTS.
Please note that medical information found on this website is designed to support, not to replace the relationship between patient and physician/doctor and the medical advice they may provide.

(moe engelsrud, 5477687. Pictures are used for representational purpose only)

Tags: dr Santi, dr Susanti, kenapa ya dok?, nanya dok, radio sonora, tidur, pulas, nyenyak

Leave a Reply