BATU GINJAL – Bagaimana Menghindari Permata yang Tak Diinginkan

Diperkirakan setiap 1 orang dalam 10 orang akan mengalami terbentuknya batu ginjal dalam sepanjang hidupnya.
Pria lebih sering menderita batu ginjal daripada wanita.


Penyebab & Jenis Batu Ginjal

Penyakit batu ginjal adalah terbentuknya endapan keras menyerupai batu di ginjal.
Batu ini terjadi ketika ada penurunan volume urin atau peningkatan substansi seperti garam-garam dan mineral-mineral.

Batu ini dapat terbentuk tidak hanya di ginjal saja, tetapi dapat terbentuk di sepanjang saluran kemih mulai dari

  • ginjal,
  • ureter (saluran antara ginjal dan kandung kemih, berguna untuk membawa urine yang dibentuk ginjal ke tempat penampungan urin/kandung kemih),
  • kandung kemih, dan
  • uretra (saluran antara kandung kemih dan lingkungan luar tubuh, berguna untuk membuang urin keluar tubuh).

Batu di ginjal dapat terbawa oleh urin dan berpindah tempat.

Jika ukuran batu lebih besar dari ukuran saluran yang dilalui, maka batu akan tersangkut dan akan menimbulkan nyeri yang hebat.

Berdasarkan jenisnya, batu ginjal dibedakan menjadi :

  • batu kalsium (kalsium oksalat dan kalsium fosfat)
  • batu asam urat
  • batu struvit
  • batu sistin

Faktor risiko terbentuknya batu ginjal :

  • kurang minum
  • pola makan (tinggi oksalat, tinggi purin, tinggi protein, terlalu manis, terlalu asin)
  • berat badan berlebih atau kegemukan
  • pernah menjalani prosedur medis seperti operasi bypass lambung atau operasi di usus
  • pernah menderita batu saluran kemih
  • riwayat keluarga yang menderita batu saluran kemih
  • minum beberapa jenis obat seperti antasida, suplemen kalsium, beberapa jenis antibiotika seperti ciprofloxacin, ceftriaxon, atau diuretik
  • ada masalah kesehatan lain misalnya renal tubular acidosis, cystinuria, hyperparathyroidism, infeksi saluran kemih.


Gejala Batu Ginjal

Batu ginjal biasanya tidak menyebabkan kerusakan permanen jika diketahui pada tahap awal.
Gejala batu ginjal baru akan muncul jika batu berpindah tempat, turun dari ginjal ke ureter.

Gejala yang timbul berupa :

  • nyeri hebat di sisi samping belakang tubuh dan punggung, di bawah tulang rusuk
  • nyeri menyebar ke perut bagian bawah dan sampai ke selangkangan
  • nyeri hilang timbul dan intensitasnya berfluktuasi
  • nyeri berkemih
  • urin berwarna merah, merah muda, atau coklat
  • urin berbau busuk/menyengat dan keruh
  • mual muntah
  • merasa ingin berkemih terus
  • frekuensi berkemih meningkat
  • jumlah urin menurun
  • demam


Terapi Batu Ginjal

Terapi batu ginjal bermacam-macam tergantung pada tipe batu, penyebab terbentuknya batu, dan ukuran batu.

Jika terbentuknya batu didasari oleh penyakit tertentu, maka penyakit tersebut harus ditangani juga.

Batu ginjal yang berukuran kecil biasanya tidak memerlukan pengobatan invasif.

Batu akan keluar dengan sendirinya dengan cara :

  • banyak minum air putih (1,9 sampai 2,8 liter air)
  • minum pereda nyeri seperti ibuprofen atau paracetamol jika nyeri dirasa mengganggu
  • jika diperlukan, dokter akan memberikan obat untuk membuat otot di ureter relaks sehingga batu ginjal akan bergerak turun dan keluar dengan lebih cepat dan nyeri yang minimal
  • Menurut jurnal yang dipublikasikan di Urology pada tahun 2015, melakukan hubungan seksual 3 sampai 4 kali dalam 1 minggu akan membantu pengeluaran batu yang ukurannya ≤ 6 mm secara spontan.

Jika batu berukuran besar dan menyebabkan banyak keluhan maka akan diterapi dengan cara :

  • prosedur ESWL ( Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy) yaitu menggunakan gelombang suara untuk memecah batu menjadi ukuran yang lebih kecil sehingga dapat melewati saluran kemih dan keluar bersama dengan urin
  • percutaneous nephrolithotomy yaitu prosedur operasi pengangkatan batu dengan menggunakan teleskop kecil dan peralatan operasi yang dimasukkan melalui irisan kecil di punggung pasien.
  • Prosedur ini dilakukan jika prosedur ESWL tidak membawa keberhasilan
  • pengangkatan batu yang berukuran lebih kecil dapat dilakukan melalui ureteroscope (selang kecil dengan kamera di ujungnya) yang dimasukkan melalui uretra dan kandung kemih menuju ke ureter.
  • Alat khusus akan menangkap dan menghancurkan batu agar kepingan batu yang berukuran kecil dapat keluar melewati saluran kemih bersama dengan urin.


Pencegahan Batu Ginjal

Pencegahan batu ginjal dapat dilakukan melalui pola hidup sehat yang mencakup :

  • Memenuhi kebutuhan cairan dengan cara minum air putih sepanjang hari.
  • Kebutuhan cairan dianggap memadai jika
  • urin berjumlah banyak,
  • tidak berbau menyengat,
  • berwarna kuning muda atau jernih, dan
  • frekuensi buang air kecil mencapai 6 sampai 8 kali setiap harinya.
  • Tidak menahan jika ingin buang air kecil.
  • Jika menderita penyakit yang dapat menyebabkan sulit untuk buang air kecil, misalnya pembesaran kelenjar prostat, maka pria dianjurkan untuk buang air kecil sambil duduk.
  • Membatasi asupan makanan yang tinggi kadar oksalat.
  • Makanan ini dapat memicu terbentuknya batu kalsium oksalat.
  • Jenis makanan ini misalnya bayam, bit, okra, ubi, teh, coklat, kacang-kacangan, produk kedelai.
  • Menjalankan pola makan rendah garam dan rendah gula.
  • Membatasi asupan protein hewani.
  • Makan makanan kaya kalsium yang alami (seperti susu, keju, yogurt, salmon, dll) dan bukan dengan minum suplemen kalsium.
  • Suplemen kalsium dapat memicu pembentukan batu ginjal, tetapi makanan kaya kalsium alami tidak memicu pembentukan batu ginjal.
  • Menjaga agar berat badan ideal.

Mencegah tentu lebih baik daripada menderita di kemudian hari.

• Sehat itu mudah • Sehat itu murah •
(dr. Santi, kenapa ya dok?, kenapayadok.com)










MATERI DALAM SITUS INI DIMAKSUDKAN HANYA UNTUK DIJADIKAN SEBAGAI INFORMASI UMUM, DAN BUKAN DITUJUKAN SEBAGAI DIAGNOSA, ATAU PERAWATAN YANG DIREKOMENDASIKAN.
Harap dicatat bahwa informasi medis di situs ini dirancang untuk mendukung, bukan untuk menggantikan hubungan antara pasien dan dokter, dan saran medis yang mungkin mereka berikan.

THE MATERIAL IN THIS SITE IS INTENDED TO BE OF GENERAL INFORMATIONAL USE AND IS NOT INTENDED TO CONSTITUTE MEDICAL ADVICE, PROBABLE DIAGNOSIS, OR RECOMMENDED TREATMENTS.
Please note that medical information found on this website is designed to support, not to replace the relationship between patient and physician/doctor and the medical advice they may provide.

(Credit: Pexels. Pictures are used for representational purpose only)

Leave a Reply