Semua Nyeri Dada Gejala Penyakit Jantung? Apa yang Harus Dilakukan?

Nyeri di dada dalam sinetron seringkali dikaitkan dengan serangan jantung.
Apakah hal ini merupakan kebenaran dalam dunia medis?

Banyak masalah kesehatan yang berkaitan dengan nyeri dada.


Tipe-tipe Nyeri Dada

  • Yang paling mengancam jiwa adalah nyeri dada yang melibatkan jantung atau paru-paru.
  • Nyeri dada juga dapat disebabkan oleh masalah lainnya yang umumnya tidak mengancam jiwa seperti:
    • masalah di saluran pencernaan seperti gastroesophageal reflux disease (GERD),
    • masalah pada saluran empedu,
    • masalah pada tulang dan otot dada,
    • infeksi,
    • masalah psikologis seperti serangan panik,
    • penyalahgunaan obat terlarang,
    • atau masalah lainnya.


Lebih Baik Terbukti Salah Daripada Benar

Nyeri dada memang tidak selalu merupakan serangan jantung.

Tetapi jangan pernah ragu-ragu untuk ke rumah sakit untuk menentukan penyebab nyeri dada.

Jika merasa ragu penyebab nyeri dada, anggaplah selalu nyeri dada yang dirasakan sebagai sebuah serangan jantung sampai terbukti salah. Kebanyakan orang menunda 3 sampai 4 jam sebelum mendapatkan pertolongan.

Keterlambatan terapi yang tepat terhadap serangan jantung dapat berakibat fatal.

Agar dapat menentukan penyebab dari nyeri dada, dokter akan melakukan :

  • tanya jawab untuk mengumpulkan data-data mengenai :
    • lokasi, penyebaran, dan karakteristik nyeri
    • lama, frekuensi, dan pola nyeri
    • hal apa saja yang memperberat dan meringankan nyeri dada
    • pada situasi apa nyeri timbul
    • gejala-gejala lainnya yang dirasakan
    • riwayat penyakit yang diderita
    • riwayat keluarga
  • pemeriksaan fisik
  • pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) untuk merekam aktivitas kelistrikan jantung
  • pemeriksaan laboratorium seperti pemeriksaan darah
  • foto rontgen untuk melihat struktur tulang, kondisi paru-paru, bentuk jantung dan pembuluh darah mayor.

    Pemeriksaan lain-lainnya akan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan awal.


BACA JUGA


Tanda Nyeri Dada yang Mengarah ke Serangan Jantung

Orang dengan nyeri dada yang memiliki beberapa tanda di bawah ini perlu berhati-hati karena risiko terkena serangan jantung meningkat :

  • Berusia 40 tahun atau lebih tua dan mempunyai satu atau lebih faktor risiko untuk penyakit jantung koroner (riwayat keluarga, merokok, kegemukan, kolesterol jahat berlebih, diabetes, tekanan darah tinggi)
  • nyeri dada disertai dengan rasa tertekan, diperas-peras, ditindih benda berat di dada
  • nyeri menjalar ke bahu, lengan, punggung, atau rahang
  • merasa lemah, lelah, mual, nyeri perut, nafas pendek atau sesak nafas, keringat dingin, berdebar-debar, pusing, atau pingsan
  • nyeri terasa lebih parah, lebih menyiksa, dan berbeda dari nyeri-nyeri yang pernah dirasakan sebelumnya
  • nyeri secara progresif memburuk
  • nyeri tidak terkait dengan apa yang dimakan atau diminum (pedas, asam, berminyak, kafein, alkohol, obat-obatan yang bersifat asam) atau pola makan (porsi makan yang besar sekaligus)


Nyeri dada memang tidak selalu merupakan serangan jantung.

Tetapi jangan pernah ragu-ragu untuk ke rumah sakit untuk menentukan penyebab nyeri dada. Anggaplah selalu nyeri dada yang dirasakan sebagai sebuah serangan jantung sampai terbukti salah.

Keterlambatan terapi yang tepat terhadap serangan jantung dapat berakibat fatal.

dr Santi
Jika pasien kehilangan kesadaran dan tidak bernafas, mulailah melakukan Bantuan Hidup Dasar berupa kompresi jantung.

Jika tersedia, gunakan alat kejut jantung atau AED (Automated External Defibrillator).
Jika pasien kehilangan kesadaran dan tidak bernafas, mulailah melakukan Bantuan Hidup Dasar berupa kompresi jantung.
Jika tersedia, gunakan alat kejut jantung atau AED (Automated External Defibrillator).


Apa yang Harus Dilakukan Jika Mengalami Nyeri Dada?

  • Jika sedang berada bersama orang lain, mintalah orang tersebut menghubungi rumah sakit dan memanggil ambulans.
    Jika tidak memungkinkan mintalah untuk membawa ke rumah sakit secepatnya.
  • Jika sendirian, teleponlah rumah sakit untuk memanggil ambulans.
    Jika tidak memungkinkan teleponlah taksi.

    Sedapat mungkin hindari mengemudi sendiri ke rumah sakit karena jika terjadi serangan jantung, dapat memicu kecelakaan yang tentunya berbahaya bagi diri sendiri dan orang lain.
  • Jika dokter memberikan obat-obatan yang ditaruh di bawah lidah (nitrogliserin) atau aspirin, segera konsumsi obat tersebut.
  • Tetaplah tenang dan jangan banyak berbicara atau bergerak.
  • Duduk bersandar di lantai.

    Tindakan ini berguna untuk mencegah kecelakaan yang lebih lanjut jika tiba-tiba kehilangan kesadaran dan terjatuh.

    Juga berguna agar tindakan kompresi jantung dapat diberikan dengan baik.
  • Kendorkan pakaian atau ikat pinggang.


Apa yang Harus Anda Lakukan Ketika Melihat Orang Lain Mengalami Nyeri Dada?

  • Jangan pernah meninggalkan orang yang merasa nyeri dada sendirian kecuali untuk mencari bantuan.
  • Hubungi rumah sakit agar mengirimkan ambulans.
    Jika tidak memungkinkan, antar penderita ke rumah sakit secepatnya.
  • Tenangkan pasien dan jangan memulai banyak percakapan.
  • Jika penderita dibekali dokter dengan obat-obatan yang ditaruh di bawah lidah atau nitrogliserin, atau aspirin, segera berikan.
  • Kendorkan pakaian dan ikat pinggang.
  • Atur agar penderita duduk dengan nyaman di lantai dan bersandar di tembok.
  • Bubarkan kerumunan orang agar penderita bisa mendapat udara segar.
    Jika tersedia oksigen, berikan oksigen.
  • Mintalah orang di sekitar untuk membuka jalan bagi tim medis yang akan mengevakuasi penderita.
  • Jika pasien kehilangan kesadaran dan tidak bernafas, mulailah melakukan Bantuan Hidup Dasar berupa kompresi jantung.
    Jika terlatih, dapat melakukan tindakan membuka jalan nafas dan pemberian nafas buatan.
  • Jika tersedia, gunakan alat kejut jantung atau AED (Automated External Defibrillator).
  • Pasien yang tidak sadar tidak boleh diberikan makanan atau minuman apapun.
• Sehat itu mudah • Sehat itu murah •

(dr. Santi, kenapa ya dok?, kenapayadok.com)









MATERI DALAM SITUS INI DIMAKSUDKAN HANYA UNTUK DIJADIKAN SEBAGAI INFORMASI UMUM, DAN BUKAN DITUJUKAN SEBAGAI DIAGNOSA, ATAU PERAWATAN YANG DIREKOMENDASIKAN.
Harap dicatat bahwa informasi medis di situs ini dirancang untuk mendukung, bukan untuk menggantikan hubungan antara pasien dan dokter, dan saran medis yang mungkin mereka berikan.

THE MATERIAL IN THIS SITE IS INTENDED TO BE OF GENERAL INFORMATIONAL USE AND IS NOT INTENDED TO CONSTITUTE MEDICAL ADVICE, PROBABLE DIAGNOSIS, OR RECOMMENDED TREATMENTS.
Please note that medical information found on this website is designed to support, not to replace the relationship between patient and physician/doctor and the medical advice they may provide.

(Credit: ElasticComputeFarm, yourschantz. Pictures are used for representational purpose only)

Leave a Reply